About
Bumi Langit adalah sebuah tempat dimana kita dapat melihat dan belajar mengenai pentingnya hubungan mutual antara kehidupan manusia dengan alam lingkungannya.
Mission
Bumi Langit is a place where one can see and learn about the importance of the relationship between humans and their environment. We encourage and facilitate the process whereby people regain awareness of their role and responsibility in managing the environment in order to maintain balance.Bumi Langit is a place where we can learn and apply the wisdom and skills which have been inherited from the noble traditions of our ancient daily life. It is a place where modern technology is part of the solution, not the beginning of problems.
A place where good ethical values become the basic foundation of human’s attitude towards their environment, and other humans.
A place where the approach to life is cooperation, not competition.
A place that brings back mutually beneficial relations between humans and nature as the basic motivation for every plan and action in our life.
Bumi Langit Institute adalah sebuah pengejawantahan kearifan dari nilai-nilai kerja sama holistik antara manusia dengan alam dalam menata sarana-sarana kehidupan (pertanian selaras alam dan peternakan alami terpadu, pangan sehat, air lestari, pemukiman, sumber energi yang berkelanjutan, dll).
Bumi Langit Institute berkeyakinan bahwa praktik pertanian terpadu adalah asasi dalam mata rantai kehidupan manusia manakala bersamaan niat yang tulus dan cara yang etis (etis sebagai kebenaran dalam tingkat tertinggi). Demikian pula kearifan lingkungan binaan tradisional untuk hunian dengan menggunakan bahan-bahan yang alami dan lokal adalah bagian integral di dalamnya, yang melahirkan atmosfera yang asri antara kebudayaan, manusia dan alam. Penerapan seni bangunan tradisional dan pengembangan budidaya pertanian permanen terpadu di Bumi Langit Institute menjadi refleksi bagi kehidupan rahmat dan berkah.
Bumi Langit Institute mengembangkan beragam macam aktivitas yang sarat hubungannya dengan reservasi keseimbangan alam dan relevansinya dengan hakekat manusia sebagai khalifah alam semesta. Bersama Warung Bumi, ragam makanan lezat nan sehat, berbahan karbohidrat lokal disuguhkan bersama dengan aneka ragam produk pangan alami hasil panen dari kebun sendiri. Menikmati lezatnya keffir yang terbuat dari susu sapi segar yang diternakkan secara alami, roti sorghum dilapisi aneka selai buah, dan rupa ragam hidangan makanan khas yang memiliki esensi keaslian citarasa dan diolah dengan ketulusan hati.
Bumi Langit Institute menjadi wahana yang sangat cocok untuk mengundurkan diri dari hiruk pikuknya kehidupan sehari-hari (terutama di perkotaan) dan mengisi kembali energi kehidupan ini dengan sumber-sumber yang murni penuh berkah. Seorang penulis, seniman, dan pemikir, dapat menemukan samudera nan jernih dari esensi keindahan, inspirasi yang cerah dari esensi cinta, gagasan-gagasan menembus langit dari esensi ketulusan.
Lokasi tidak jauh dari makam raja-raja Mataram Imogiri yang terletak di lereng timur kota Yogyakarta, Bumi Langit Institute mudah sekali dijangkau dari pusat kota Yogyakarta oleh kendaraan pribadi maupun bis berukuran sedang. Pada ketinggian 280 m dari permukaan laut,
Bumi Langit Institute terpapar pada keindahan hamparan dataran rendah Yogyakarta dengan garis laut di selatan, 4 gunung di utara (gunung Sindoro, gunung Sumbing, gunung Merbabu, dan gunung Merapi) berdekatan dengan kawasan hutan herbal milik Universitas Gajah Mada, serta ladang pertanian masyarakat, menjadikannya sebagai sebuah suaka kehidupan lestari bagaikan taman surga dengan pemandangan yang tiada duanya.
Bumi Langit Institute berinisiatif mengundang kaum muda, pelajar dan mahasiswa, terpelajar ataupun pembelajar, untuk bersama-sama menegakkan karsa kearifan penuh berkah bagi masa depan, dengan membangun sebuah sasana pembelajaran. Pembelajaran ekoliterasi yang mengetengahkan daur kehidupan yang penuh cinta, damai dan berkah.
Seiring dengan perkembangan pendidikan nasional, yang mulai melirik edukasi yang mendorong pelestarian alam (konservasi), dengan program seperti adipura sekolah dan green schools, menjadi harapan agar tidak semata-mata kebersihan dan pengelolaan sampah saja, tetapi berkontribusi positif bagi pelestarian alam bagi masa depan anak cucu kita.
MISI
Misi Bumi Langit Institute adalah mempraktekkan gaya hidup dan pandangan hidup secara bersama-sama dan menyebarluaskannya praktik tersebut sebagai pengejawantahan dari sebuah tatanan masyarakat yang adil, berkelanjutan, penuh cinta kasih (rahmat) dan berkah, sebuah mikro-ekosistem-bebasriba. Bumi Langit Institute bersama komunitasnya mencoba mengkombinasikan visi, teori, aksi serta komunikasi sebagai upaya membangun transisi masyarakat yang lebih beradab, lebih baik/etik, lebih indah/estetik dalam kerangka persaudaraan akbar umat Tuhan, seluruh makhluk di dunia ini — sebuah struktur meta sosial yang memberikan prioritas pada penopang kehidupan yang lestari dalam tatanan sistem bumi dan semesta.
Pendekatan multidisipliner, mulai dari praktik pertanian integratif, seperti permakultur, pengolahan pangan sehat dan lezat, karbohidrat lokal, pengembangan energi terbarukan, keramahtamahan, kemurahhatian, kebaikbudian, silaturahmi [sambung-asih] dan solidaritas sesama, keuangan yang adil, pasar yang jujur, kecerdasan yang berkepedulian, emosi yang tertata untuk pencerahan, dicoba diterapkan bersama dan mengajak semua partisipan untuk memberikan kontribusinya bagi perbaikan umat manusia dan makhluk semesta pada umumnya.
Pendekatan ini sekaligus memberikan alternatif kepada tatanan sosial yang hampir runtuh karena riba, keserakahan, korupsi, ketidakadilan, pengkhianatan, agresi, eksploitasi dan pengrusakan-pengrusakan yang mengakibatkan kesengsaraan bukan saja dari pelaku tetapi juga masyarakat manusia dan alam secara umum.
Bumi Langit Institute juga menyadari ada pelbagai inisiatif serupa dan keprihatinan yang sama, kami menginisiasi agar semua kesadaran tersebut bisa terkoneksi, saling berbagi, saling bertukar pikiran dan aksi, menjali kerjasama dan kolaborasi, dan membangun semacam kanal dan hub yang mengaitkan dan menguatkan.
Premis kami, dengan demikian, menjadi alternatif bagi hakikat kehidupan yang baik secara holistik. Kami berupaya dan berusaha seterusnya menjadi makhluk-makhluk yang baik, bahkan terbaik, dan kemudian kebaikan tersebut menjadi tradisi hidup, sunnah, gaya hidup, yang membawakan kebahagiaan, keberkahan, kesejahteraan, dan mengumpulkan semua kebaikan yang mungkin ada dan pernah diciptakan Tuhan.
PRINSIP
Pendekatan multidisipliner, mulai dari praktik pertanian integratif, seperti permakultur, pengolahan pangan sehat dan lezat, karbohidrat lokal, pengembangan energi terbarukan, keramahtamahan, kemurahhatian, kebaikbudian, silaturahmi [sambung-asih] dan solidaritas sesama, keuangan yang adil, pasar yang jujur, kecerdasan yang berkepedulian, emosi yang tertata untuk pencerahan, dicoba diterapkan bersama dan mengajak semua partisipan untuk memberikan kontribusinya bagi perbaikan umat manusia dan makhluk semesta pada umumnya.
Pendekatan ini sekaligus memberikan alternatif kepada tatanan sosial yang hampir runtuh karena riba, keserakahan, korupsi, ketidakadilan, pengkhianatan, agresi, eksploitasi dan pengrusakan-pengrusakan yang mengakibatkan kesengsaraan bukan saja dari pelaku tetapi juga masyarakat manusia dan alam secara umum.
Bumi Langit Institute juga menyadari ada pelbagai inisiatif serupa dan keprihatinan yang sama, kami menginisiasi agar semua kesadaran tersebut bisa terkoneksi, saling berbagi, saling bertukar pikiran dan aksi, menjali kerjasama dan kolaborasi, dan membangun semacam kanal dan hub yang mengaitkan dan menguatkan.
Premis kami, dengan demikian, menjadi alternatif bagi hakikat kehidupan yang baik secara holistik. Kami berupaya dan berusaha seterusnya menjadi makhluk-makhluk yang baik, bahkan terbaik, dan kemudian kebaikan tersebut menjadi tradisi hidup, sunnah, gaya hidup, yang membawakan kebahagiaan, keberkahan, kesejahteraan, dan mengumpulkan semua kebaikan yang mungkin ada dan pernah diciptakan Tuhan.
PRINSIP
Kami di Bumi Langit Institute (BLI) percaya bahwa persoalan yang dihadapi manusia sepanjang masa dan semua peradaban yang ada didasarkan pada cara berpikir dan gaya hidup duniawiyah, yang profan saja, yang sekuler (ordo seclorum), sebagai orientasi kehidupan, cara berpikir yang materialistik dan modern. Modernitas memberikan pemerian terbaik atas materialisme, kapitalisme, neoliberalisme sebagai anggapan akan pencapaian tertinggi umat manusia saat ini. Hidup dalam kerangka dunia modern, dengan demikian, hanyalah sebuah kehidupan dengan pencapaian-pencapaian material, baik sebagai individu maupun sebagai bangsa. Manusia bertempur satu sama lain, agresi, berkompetisi untuk memperebutkan kelangkaan-kelangkaan, mengeksploitasi alam, membunuh sesama, bahkan membunuh diri sendiri, untuk mengejar apa yang paling dipuja di dunia modern, yaitu “uang”. Uang, dipercaya, dapat membeli segala sesuatu, bahkan cinta, dan semua benda material yang dapat memuaskan nafsu duniawi.
Basis bagi cara pikir dan gaya hidup ini adalah keyakinan tidak adanya kehidupan setelah kematian, bahwa moralitas harus selaras keuntungan atau profit, bahwa perang diperlukan untuk memenangkan persaingan. Padahal tampak jelas dalam kehidupan sekarang yang dipenuhi polusi, depresi, kecemasan, kerusakan lingkungan, konflik politik, kemiskinan, ketidakadilan, kerusuhan sosial, krisis, bencana alam sebagai dampak kerusakan lingkungan, dll yang sebetulnya memiliki akar yang sama, “ideologi” materialisme.
Melalui media masa dan media sosial lainnya, sebuah kesadaran dimanufaktur dan dikendalikan atas nama “kemauan pasar”. Orang-orang digiring untuk menyukai dan tidak menyukai, membeli meski harus berhutang, mengeksploitasi hasrat-hasrat, yang dengan itu sebuah industri masif yang memeras buruh (tepatnya budak) dengan barang-barang konsumsi yang berbahaya bagi kesehatan, berbahaya bagi alam. Dan masyarakat terlanjur overdosis, sehingga masyarakat telanjur kecanduan barang-barang industri, kehidupan instan, idiokrasi, yang kemudian mulai merambah dan mengetuk pintu masyarakat desa, yang semula imun dari “gangguan” tersebut.
Ironisnya, justru sebagian besar masyarakat golongan lemah yang paling banyak menanggung segala akibat dari semuanya itu, semakin terpinggirkan, tidak punya pilihan dan tidak berdaya menentukan dan memenuhi kualitas kehidupannya.
Oleh karenanya Bumi Langit Institute berdiri dengan cita-cita membuat perubahan segala bentuk sikap cinta dunia mulai dengan memampukan diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar, bertindak arif terhadap sesama manusia, mengonsumsi dan menghasilkan produk sehat organik setempat, menggunakan energi yang terbarukan sebagai perwujudan mencari ridlo Sang Pencipta.
Cita-cita ini hanya mungkin menjadi kenyataan apabila diupayakan dengan landasan nilai-nilai dasar sebagai berikut
• Harmoni: BLI bekerja atas dasar prinsip cinta terhadap sesama manusia kepada alam sekitar sebagai wujud pengabdian, ketertundukan dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Seluruh aktivitasnya akan memanfaatan sumberdaya lokal yang ada disekitar serta teknologi tepat guna, menggunakan energy terbarukan. BLI percaya bahwa tindakan persaingan (kompetisi) hanya akan merugikan bagi banyak pihak.
• Terbuka: BLI melakukan kerjasama dan pelayanan secara terbuka kepada siapa saja yang peduli kepada kualitas kehidupan.tanpa memandang suku, ras, agama, dan ekonomi masyarakat. BLI berperan serta dalam proses pembangunan masyarakat sekitarnya
• Konsisten: BLI mengedapankan upaya perubahan melalui proses pendidikan mulai dari diri sendiri secara terus - menerus dan teratur sebelum disampaikan secara kepada masyarakat luas. BLI percaya tanpa mulai dari diri sendiri sebagai teladan tidak dapat melakukan perubahan apapun kepada masyarakat.
